Ternyata kebanyakan manusia adalah tidak*kurang* bersyukur, bahkan yang menulis ini-pun tidak*kurang* bersyukur. Secara sadar ataupun tidak, kita tidak bersyukur tas apa yang kita dapat selama ini. Hari ini aku dapat pelajaran penting.

Laporan bagi mahasiswa adalah biasa namun, kebanyakan mahasiswa menganggap kebiasaan sebagai sebuah beban yang secara sadar atau tidak sadar menuai keluhan ditiap pengerjaan masing-masing. Perbedaan ada pada tiap fakultas. Aku yang berada di fakultas teknik, format laporan yang ada di teknik adalah untuk laporan mingguan dengan tulis tangan dan untuk laporan akhir yang diberikan ke dosen adalah dengan format ketikan.

Menjadi sebuah keluhan bagi kami khususnya aku sendiri. Apalagi saat laporan yang kami kumpul pada asisten direvisi hanya menghilangkan satu paragraf membuat kami harus menulis ULANG semua laporan sampe halaman akhir. Dan saat konsul laporan akhir kami hrus mengetik semua laporan itu. Kami khususnya aku berfikir alangkah mudahnya bila kami menjalani format laporan seperti anak2 mipa yang dengan ketikn, yang dikumpul dengan asisten dalam bentuk ketikan yang sma seperti yang dikumpul ke dosen. Klo ada salah satu paragraph tidak capek2 harus ngulang semua laporan tinggal blok paragrafnya lalu edit2 print deh habis itu. Hasil print juga bisa lgsg dikumpul sama dosen sebagai laporan akhir..jadi nggak dua kali ngerjain. Enaknya….. nggak capek, tinggal mesin printer yang nyetak. Mungkin mahal iya, tapi cukup lah sebagai konsekuensi agar nggak ketinggalan kuliah Cuma gara2 nyelesein laporan yang harus direvisi sampe seutuhnya….ato harus nggak ngerti saat dosen ngejelsin akibat ngerjain laporan saat dosen cuap2.

Tpi di sisi lain anak mipa berkata. Susahnya laporan dengan ketikan ngubah dikit semuanya berubah. Enak tulis tangan salah dikit tinggal tipe X … Perspektif berbeda laaa…

Yang dapat gue simpulkan dari hari ini, betapa kebanyakan dari manusia tidak bersyukur, sekali lagi termasuk aku. Sebaiknya lah aku mulai merenungkan hari-hari yang ku lalui dengan keluhan dan tangisan akibat beban yang membuatku mengeluh

6 Responses to “Hikmah Hari Ini. Dan Terima Kasih Atas Hari Ini”

  1. andyan Says:

    yahoo!!!
    permisi, baru dateng, tapi pengen mertamax *lirik fairuz*

  2. andyan Says:

    sepertinya… saya harus belajar bersyukur..

  3. Fairuz Says:

    sampai sekarang belum ada praktikum, jadi belum tau rasanya bikin laporan

    bahkan katanya anak Perangkat Lunak terancam ga bisa praktikum karena masalah apaaa gitu kemaren :?

  4. Qie Says:

    gw jg kesel ma nak MIPA UI terutama Fisika yg nyuruh bikin laporan tertulis TANGAN yg GAJEBO, nilainya seenaknya ajah lagi….

  5. sugie Says:

    aduh,,,
    jangan mengeluh,,,
    itu lh tekkim,,,
    harus semngat dunk,,
    itu bru awal….
    masih bnyak praktikum2 yg akan menanti anda,,
    hehehheehe


Leave a Reply